TENTANG PENDAPATAN NASIONAL SEBUAH NEGARA

Pendahuluan

Dalam distribusi pendapatan baik antarkelompok berpendapatan, antardaerah perkotaan dan daerah pedesaan, atau antarkawasan dan propinsi dan kemiskinan merupakan dua masalah yang masih mewarnai perekonomian Indonesia. Pada awal pemerintahan orde baru, perencanaan pembangunan ekonomi di Indonesia masih sangat percaya bahwa apa yang dimaksud dengan trickle down effect akan terjadi.
Oleh karena itu, strategi pembangunan diterapkan oleh pemerintah pada awal periode orde baru hingga akhir tahun 1970-an terpusatkan pada pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Untuk mencapai tujuan tersebut maka pusat pembangunan dimulai di Pulau Jawa, khususnya Propinsi Jawa Barat, karena fasilitas seperti infrastruktur lebih tersedia dibandingkan dipropinsi lainnya di Indonesia dan di beberapa propinsi hanya dibeberapa sector saja yang bisa dengan cepat memberi pertumbuhan misalnya sector primer dan industri berat.

Setelah sepuluh tahun pelita I dimulai, mulai kelihatan bahwa efek yang dimaksud itu mungkin tidak dapat dikatakan sama sekali tidak ada, tetapi proses mengalir kebawahnya sangat lamban. Sebagai akibatnya, Indonesia menikmati laju pertumbuhan yang relatif tinggi, tetapi pada waktu yang bersamaan tingkat kesenjangan semakin membesar dan jumlah orang miskin semakin banyak. Tepatnya setelah pelita III, strategi pembangunan mulai diubah. Tidak hanya pertumbuhan tetapi juga kesejahteraan masyarakat, tidak hanya dijawa, tetapi juga diluar jawa, menjadi kesejahteraan masyarakat, misalnya dengan mengembangkan industri yang padat karya dan sector pertanian . hingga saat ini sudah banyak program pemerintah yang berorientasi mengurangi kemiskinan, seperti inpres pedesaan, transmigrasi, dan masih banyak lagi.

Masalah kesenjangan ekonomi (pendapatan) dan kemiskinan di Indonesia akan dibahas. Faktor-faktor yang menyebabkan kesenjangan dan kemiskinan tetap ada ditanah air walaupun pembangunan ekonomi berjalan terus dan Indonesia memiliki laju pertumbuhan yang relatif tinggi.

Isi
Beberapa indikator distribusi pendapatan :
Sudah merupakan suatu fakta umum dibanyak negara berkembang, terutama Negara-negara proses pembangunan ekonomi yang sangat pesat seperti indonesi, laju pertumbuhan ekonomi yang tinggi dibarengi dengan tingkat kesenjangan ekonomi atau kemiskinan yang tinggi pula.
Sebagai dasar dari kerangka pemikiran untuk menganalisis masalah trade-off antara pertumbuhan dan kemiskinan atau kesenjangan ekonomi adalaha salah satu metode statik yang umum digunakan untuk mengetimasi sejauh mana pencapaian tingkat kemerataan dalam distribusi pendapatan atau pengurangan kesenjangan ekonomi dalam suatu proses pembangunan ekonomi adalah mengukur nilai koefesien atau rasio gini. Selain koefesien gini, pengukuran pemerataan pendapatan juga sering dilakukan berdasarkan kriteria bank dunia : penduduk dikelompokan menjadi tiga kelompok; yaitu penduduk dengan pendapatan rendah yang merupan 40% dari jumlah penduduk, penduduk dengan berpendapatan menengah yang merupakan 40% dari jumlah penduduk, dan penduduk yang berpendapatan tinggi yang merupakan 20% dari jumlah penduduk. Selanjutnya ketidak merataan pendapatan disuatu ekonomi diukur berdasarkan pendapatan yang dinikmati oleh 40% penduduk dengan pendapatan rendah.

Perubahan distribusi pendapatan

Perhitungan distribusi pendapatan di Indonesia menggunakan data survei sosial ekonomi nasional (susenas) pada tahun 1984, 1987, 1990, 1993. data pengeluaran konsumsi rumah tangga yang dikumpulakan oleh susenas digunakan sebagai pendekatan (proxy) untuk mengukur distribusi pendapatan penduduk di Indonesia. Karena pengertian pengeluaran konsumsi tidak sama dengan pengertian kekayaan, perbedaan konsep ini menjadi kendala serius dalam mengukur secara akurat tingkat dan distribusi kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Karena bisa saja seseorang tidak punya pekerjaan (pendapatan), tetapi sangat kaya karena ada warisan keluarga. Banyak pengusaha muda dari tingkat pendapatanya tidak terlalu berlebihan, tetapi mereka sangat kaya karena perusahaan tempat mereka bekerja adalah milik mereka (orang tuanya). Penggunaan data pengeluaran konsumsi rumah tangga akan menghasilkandata pendapatan yang underestimate karena jumlah pendapatan bia lebih besar, sama, atau lebih kecil dari pada jumlah pengeluaran konsumsi.
Misalnya pendapatan lebih besar tidak selalu berarti pengeluaran konsumsi juga besar. Dalam hal ini, berarti ada tabungan. Dalam hal ini belum tentu juga bila pendapatan rendah tidak selalu jumlah konsumsi juga rendah. Banyak rumah tangga memakai kredit untuk membiayai pengeluran konsumsi tertentu, misalnya untuk membeli rumah dan mobil untuk biaya sekolah anak, atau bahkan untuk liburan.

Keberhasilan pembangunan di Indonesia tidak hanya di ukur dari peningkatan pendapatan penduduk secara agregat atau per capital, tetapi juga (justru lebih penting lagi) di lihat dari distribusi peningkatan pendapatan tersebut terhadap semua anggota masyarakat. Sekarang ini, tingkat pendapatan per kapital di Indonesia sudah lebih jauh lebih tinggi dibandingkan dengan 30 tahun yang lalu, yakni sekitar US$880. namun, apa artinya jika 10% saja dari jumlah penduduk di tanah air yang manikmati 90% dari jumlah pendapatan nasional, sedangkan sisanya (90%) hanya menikmati 10& dari pendapatan nasional selama ini hanya di nikmati oleh kelompok 10% tersebut, sedangkan pendapatan kelompok 90% tidak mengalami perbaikan yang berarti. Jadi dalam kata lain, pembangunan ekonomi di Indonesia akan dikatakan berhasil sepenuhnya bila tingkat kesenjangan ekonomi antara kelompok masyarakat miskin dan kelompok masyarakat kaya bisa diperkecil

Sejak akhir tahun 1970-an, pemerintah maulai memperliatkan kesugguhan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan penduduk ditanah air. Sejak itu aspek pemerataan dalam triologi pembangunan semakin ditekankan dan didefinisikan dalam delapan jalur pemerataan. Sudah banyak program pemerintahan hingga saat ini yang mecerminkan upaya tersebut, seperti program serta kebijakan yang mendukung pembangunan industri kecil dan rumah tangga serta koperasi, khususnya dipedesaan, inpres desa tertinggal (IDT), program keluarga sejahtera, program keluarga berencana (KB), program maka tambahan bagi anak sekolah dasar, program transmigrasi, peningkatan upah minimum regional (UMR), dan masih banyak lagi.

Menurut kriteria Bank Dunia, secara umum tingkat kesenjangan dalam distibusi pendapatan di Indonesia selama kurun waktu 1984-1993 tergolong rendah, baik didaerah pedesaan maupun daerah perkotaan yang ditunjukan oleh besarnyapersentase pendapatan yang dinikmati oleh kelompok penduduk 40% berpenghasilan rendah. Bagi kelompok penduduk 20% berpendapatan tinggi, besar pendapatanya yang diterima justru mengalami penurunan. Penurunan pangsa pendapatan ini karena laju pertumbuhan pendapatan kelompok penduduk 40% berpendapat rendah dan 40% berpendapat menengah lebih besar dari pada laju pertumbuhan pendapatan kelompok penduduk 20% berpendapat tinggi.

Tingkat pemerataan pendapatan di daerah pedesaan yang relatif lebih baik dari pada didaerah perkotaan juga terjadi hamper disemua propinsi di Indonesia. Semakin buruknya distribusi pendapatan di daerah perkotaan dibandingkan didaerah pedesaan terutama disebabkan oleh pola perekonmian dan jumlah serta kondisi sarana dan prasarana pendukung kegiatan ekonomi sangat berbeda antara pedesaan dan perkotaan. Dikota, Jakarta misalnya persaingan dalam dunia usaha dan dalam mendapatkan pekerjaan semakin keras. Jumlah manusia dijakarta semakin keras. Jumlah manusia dijakarta semakin banyaki, diperkirakan sekita sepuluh juta orang, yang sebagian disebabkan oleh orang-orang yang terus datang ke Jakarta terutama yang berasal dari Jawa dan Sumatra. Sementara kemanapun ekonomi Jakarta untuk memberi pekerjaan bagi pencari kerja yang bertambah jumlahnya setiap tahun terbatas.
Terjadi perpindahan surplus tenaga kerja dari desa ke kota. Mereka tidak bisa ditampung disektor formal akhirnya masuk ke sector informal yang pada umumnya merupakan kegiatan ekonomi dengan tingkat produktivitas dan pendapatan rendah. Karena terlalu banyak orang yang mau bekerja disektor formal, sedangkan daya tamping sector tersebut terbatas maka semakin berat seleksi penerimaan pekerja. Pendidikan atau keterampilan khusus menjadi salah satu kriteria utama dalam seleksi tenaga kerja disektor formal. Jumlah penganggruan, terutama setengah pengangguran, semakin tinggi, dan kesenjangan antara kelompok masyarakat yang mempunyai kesempatan bekerja disektor formal dan kelompok masyarakat yang hanya bisa bekerja disektor informal atau yang tidak memiliki pekerjaan semakin besar.

Kemiskinan

Masalah kemiskinan merupakan dilema bagi Indonesia, terutama melihat kenyataan bahwa laju pengurangan jumlah orang miskin berdasarkan garis kemiskinan yang berlaku jauh lebih lambat dari pada lajupertumbuhan ekonomi dalam kurun waktu sejak pelita I dimulai hingga saat ini (Repelita VI). Karena kemiskinan merupakan salah satu masalah ekonomi Indonesia yang serius maka tidak mengherankan kalau banya studi telah dilakukan mengenai kemiskinan tanah air. Sayangnya, pendekatan yang dipakai antarstudi yang ada pada umumnya berbeda dan batas miskin yang digunakan juga beragam sehingga hasil atau gambaran mengenai kemiskinan di Indonesia juga berbeda. Kemiskinan relatif dapat diukur dengan kurva Lorentz dan atau koefesien gini. Sedangkan kemiskinan absolute lebih sulit untuk di ukur, terutama pada waktu membandingkan tingkat kemiskinan antarpropinsi atau daerah.

Faktor penyebab kemiskinan, faktor yang berpengaruh langsung dan tidak langsung terhadap perubahan kemiskinan. Sebagai contoh sering dikatakan bahwa salah satu penyebab kemiskinan adalah tingkat pendidikan yang rendah. Seseorang dengan tingkat pendidikan hanya SD, misalnya sangat sulit mendapatkan pekerjaan terutama dalam sektor modern , (formal) dengan pendapatan yang baik. Berarti penyebab kemiskinan bukan hanya pendidikan yang rendah, tetapi tingkat gaji/upah yang berbeda.

Kalau diuraikan satu persatu, jumlah faktor yang dapat dipengaruhi, langsung maupun tidak langsung, tingkat kemiskinan cukup banyak, mulai dari tingkat dan laju pertumbuhan output (atau produktifitas), tingkat upah neto, distribusi pendapatan, kesempatan kerja, jenis pekerjaan yang tersedia, inflasi, pajak dan subsidi, investasi, alokasi serta kualitas sumber daya alam, penggunaan teknologi, tingkat dan jenis pendidikan, kondisi fisik dan alam disuatu wilayah, etos kerja dan motivasi pekerja, kultur/budaya atau tradisi, hingga politik, bencana alam, dan peperangan. Kalau diamati, sebagian besar faktor tersebut juga saling mempengaruhi satu sama lain. Misalnya dari pekerja yang bersangkutan sehingga produktivitasnya menurun. Produktifitas menurun selanjutnya dapat mengakibatkan tingkat upah netonya berkurang, dan seterusnya. Jadi, dalam kasus ini, tidak mudah untukmemastikan apakah karena pajak naik atau produktifitasnya yang turun membuat pekerja tersebut menjadi miskin karena upah netonya menjadi rendah.

Kesimpulan
Tingkat kesenjangan ekonomi dan jumlah penduduk miskin di Indonesia berkurang dan dapat dikatakan bahwa perubahan ini merupakan salah satu hasil pembangunan ekonomi ditanah air selama ini. Namun masih banyak permasalahan dengan kemiskinan dan kesenjangan.
Hingga saat ini, penentu garis kemiskinan masih berdasarkan kebutuhan fisik dan pendidikan tinggi. Tanpa adanya pendidikan yang baik tidak akan bisa terjadi progres di dalam kehidupan.
Sumber
Buku “Perekonomian Indonesia” karangan Dr.Tulus T.H Tambunan, M.A

AKU BANGGA INDONESIA

1.1 Latar Belakang

Sebagai masyarakat bangsa Indonesia yang telah hidup selama 19 tahun saya merasa amat bangga terhadap pencapaian perekonomian yang baik selama ini. Meski masih banyak aspek aspek yang masih harus diperbaiki, namun hal itu tidak menyurutkan kebanggaan saya terhadap bangsa Indonesia. Dalam makalah yang saya buat ini akan terlihat perkembangan perekonomian indonesai di tahun 2011

1.2 Perumusan Masalah

Pertumbuhan ekonomi harus ditingkatkan, seiring dengan peningkatan kualitas pendidikan masyarakat. Menaikkan daya beli masyarakat dan meningkatkan perekonomian yg berbasis pada ekonomi kerakyatan, tidak berpihak pada kepentingan Asing, upayakan kita bisa mandiri, kemudian kredit UKM harus dipermudah dan diperbanyak, kalau banyak yg buat usaha, maka penggangguran akan dpt dikurangi.

Dan yang jelas, kita harus dapat menjaga kestabilan ekonomi. Dolar boleh merangkak naik, namun masyarakat mempunyai kapasitas yang cukup untuk mensejahterakan dirinya sendiri, adanya lapangan kerja yang cukup dan sesuai, serta kemudahan permodalan usaha. Mengurangi kredit konsumtif dan memperbanyak kredit usaha dengan minimal syarat namun dengan pembinaan dan pengarahan.

Perekonomian yang berbasis pada keunggulan kompetitif melalui pemanfaatan keunggulan komparatif sebagai sebuah bangsa. Pemanfaatan sumber daya alam yang harus didasarkan pada pemberian nilai tambah yang nantinya akan bisa memberikan keunggulan kompetitif kepada bangsa Indonesia.

Penduduk Indonesia mayoritas adalah petani/nelayan (rakyat jelata). Potensi sumber daya alam juga dari pentanian, perkebunan, nelayan. Sektor inilah yang harus diperkuat dan dikembangkan. Dengan ini pemerataan akan terjadi dengan sendirinya. Jangan mengandalkan perekonomian yang berorientasi ekspor, karena rawan tekanan dari luar, kecuali jika komoditas yang diekspor sangat diperlukan oleh luar dan kita memiliki bagaining power.

Bila semua rakyat Indonesia sibuk bekerja dalam pekerjaan bermutu sehingga mampu menggaji TKW / perawat / tukang yang berasal dari Eropa atau Amerika untuk bidang pekerjaan ringan di dalam negeri, maka dapat dikatakan perekonomian Indonesia telah SUKSES.

1.3 Pembahasan

Perkembangan ekonomi dunia dalam jangka panjang diharapkan tetap menunjukkan gambaran yang positif walaupun akhir-akhir ini penuh dinamika. Kondisi ini ditunjukkan oleh pertumbuhan ekonomi dunia yang tinggi, yang diikuti peningkatan volume perdagangan dunia dan aliran modal antar negara yang terus meningkat. Namun demikian, perkembangan positif tersebut dibayangi oleh harga komoditas dunia (migas maupun non migas) yang tetap tinggi dan pasar keuangan dunia yang belum
stabil. Di sisi domestik, perekonomian Indonesia terus menunjukkan kemajuan, walaupun masih dibayangi oleh rendahnya respon sisi penawaran, peran investasi yang relatif rendah,dan kualitas pertumbuhan ekonomi yang belum baik yang tercermin dari tingginya angka pengangguran dan kemiskinan.

Gambaran Perekonomian Dunia
Dalam lima tahun terakhir, ekonomi dunia telah mampu tumbuh diatas 4% per tahun, yang berarti lebih tinggi dari rata-rata historisnya (3,7% untuk kurun waktu 1970-2006). Perkembangan yang impresif ini terutama didorong oleh pesatnya pertumbuhan ekonomi di negara-negara berkembang serta kawasan Eropa (tertinggi dalam lima tahun terakhir). Pertumbuhan ekonomi yang pesat di negara-negara sedang berkembang, khususnya China, India dan Rusia, telah berhasil menutupi perlambatan ekonomi AS akibat dampak krisis pasar keuangan yang dipicu krisis kredit perumahan (subprime mortgage). Bahkan untuk pertama kalinya, China dan India saat ini telah menjadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi dunia.

Perkembangan ekonomi dunia yang impresif ini juga diikuti dengan perdagangan dunia yang terus meningkat, dimana rata-rata pertumbuhan volume perdagangan dunia dalam tiga tahun terakhir mencapai 9,2%, lebih tinggi dari tren jangka panjangnya. Namun perkembangan ekonomi dunia yang impresif ini dibayangi oleh harga minyak yang terus
meningkat. Secara fundamental kenaikan ini disebabkan oleh tingginya permintaan dunia dan terbatasnya pasokan Konsumsi minyak dunia yang terus meningkat, terutama dari emerging market seperti China –yang menyumbang lebih dari sepertiga pertumbuhan konsumsi minyak dunia- tidak diimbangi dengan pasokan yang memadai. Bahkan sejak 2003 spare kapasitas produksi minyak dunia cenderung berkurang. Kondisi ini mengakibatkan harga minyak meningkat secara tajam sejak 2003, dan sempat menyentuh level tertingginya, USD100/ barel pada awal Januari 2008. Lebih lanjut, faktor non-fundamental, seperti kondisi geopolitik negara-negara penghasil minyak, kondisi cuaca dan faktor ekspektasi, juga turut berpengaruh terhadap pergerakan harga minyak. Harga komoditas primer non-migas juga menunjukkan tren yang terus meningkat. Sebelum 2000, pergerakan harga komoditas ini relatif stabil. Namun sejak 2003 harga komoditas primer naik signifikan, bahkan tumbuh sebesar 28% pada 2006

Perkembangan Indikator Ekonomi Indonesia
Perkembangan perekonomian domestik menunjukkan perbaikan meskipun masih dibayangi berbagai permasalahan yang bersifat struktural dan berpotensi menghambat akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih lanjut. Pergerakan inflasi juga menunjukkan karakteristik yang berbeda antara periode sebelum dan sesudah krisis, dimana walaupun tingkat inflasi kedua periode tidak jauh berbeda, volatilitas inflasi pascakrisis jauh lebih tinggi.

1.4 Daftar pustaka
http://www.gaikindo.or.id/download/industry-policies/k-bank-indonesia/OEI-2008-2012.pdf

Artikel Usaha rumah makan

Artikel Usaha rumah makan

Dengan bertambahnya beban biaya hidup saat ini, banyak orang mencoba untuk menambah pendapatan keluarga dengan berjualan di halaman atau depan rumah. Umumnya usaha yang dijalankan berupa tempat makanan, warung sembako, wartel, tempat minuman dll. Keuntungan yang pasti dari membuka usaha makanan di depan rumah adalah tidak adanya biaya sewa, mudah dikontrol serta tidak perlu membangun dapur khusus karena bisa menggunakan dapur rumah.

berikut langkah-langkah yang perlu anda kerjakan:

1. Pilih area yang akan digunakan

anda bisa menggunakan area carport yang tidak digunakan, garasi atau taman di depan rumah. Pastikan area tempat makanan tersebut memiliki akses masuk yang mudah tanpa harus masuk ke area pribadi rumah anda. Bila memungkinkan, buatlah pintu masuk yang terpisah dari pintu masuk rumah anda.

2. Tentukan area untuk makan serta area untuk servis

area servis adalah area untuk memasak, membuat minuman, mencuci (jika perlu). Sedangkan area makan adalah tempat di mana tamu duduk dan menikmati makanan yang ada di tempat makan bandung. Besar area servis biasanya 30% dari total area. Jadi bila anda memiliki total area 12m2 (3m x 4 m), maka area servisnya sebesar 4m2 (sekitar 2m x 2 m). Anda bisa meletakkan area servis di depan atau di belakang. Umumnya banyak orang meletakkan areas servis di depan sekaligus sebagai penarik. Contohnya tempat makan asik, bila anda berjualan baso, maka dengan memajang bahan-bahan makanan seperti baso, mie, bihun, dll, serta panci kuah yang mengeluarkan uap panas, dapat menjadi bagian dari promosi dan mengundang tamu masuk.

3. Tentukan bentuk bangunan

setelah menentukan area, maka anda harus merencanakan bagaimana bangunan kios makan anda tersebut. Bila anda menggunakan area taman maka anda perlu membuat perkerasan di atas tanah. Cara paling mudah adalah dengan menggunakan paving block atau dengan membuat lantai beton sederhana. Anda juga harus menentukan atap dari kios anda. Bahan yang mudah digunakan adalah dengan menggunakan kayu atau bambu sebagai strukturnya. Sedangkan untuk bahan penutup atap anda bisa menggunakan bahan asbes yang harganya cukup terjangkau.

4. Tentukan kebutuhan furnitur

setelah bangunan tempat makan asik jadi, maka anda harus menentukan kebutuhan furnitur seperti meja makan dan kursi makan. Tentukan jumlah serta posisinya. Untuk area servis, anda harus membuat meja serta lemari untuk memasak dan membuat minuman (service counter). Anda bisa membuat sendiri atau membeli yang sudah jadi. Pastikan area servis berfungsi dengan baik karena di area inilah anda harus memproduksi makanan. Bagilah area servis ini menjadi area makanan, minuman serta area mencuci. Dengan begitu, pekerjaan anda tidak akan saling bertabrakan.

5. Signage serta asesoris

last but not least, jangan lupa membuat signage serta memberi asesoris sebagai pembentuk suasana. Signage yang umum digunakan adalah spanduk berbahan kain. Gunakan warna-warna yang menarik serta jenis tulisan yang mudah dibaca. Selain menampilkan merek dagang anda atau merek tempat makan daerah, sertakan juga pilihan-pilihan menu makanan yang anda sajikan agar masyarakat yang lewat dapat mengetahui. Selanjutnya berikan asesoris pembentuk suasana seperti kaleng krupuk atau tempat sendok serta tissue di atas meja. Tanpa asesoris kios anda akan tampak ‘sepi’ dan tidak mengundang.

Artikel Bisnis Restaurant

Artikel Bisnis Restaurant
Industri Makanan & Minuman(F&B) atau Restaurant adalah sebuah industri yang Luar Biasa & hampir tidak pernah mati. Industri yang penuh potensi, prospek, berkembang dengan sangat cepat, dan merupakan Bisnis pembawa Kesuksesan bahkan Kemakmuran (tentu saja, jika direncanakan, dikelola dan dioperasikan dengan baik).
Bagaimanapun juga, sangat sedikit Bisnis Restaurant yang akhirnya Sukses. Kebanyakan Bisnis Restaurant gagal pada tahun pertama operasionalnya. Ada banyak opini dan alasan yang ada seperti mengapa hal ini dapat terjadi? Lebih dari 25-33% dari Industri Restoran menuutup usahanya dan mendeklarasikan kebangrutannya dibawah 12 bulan sejak operasional pertamanya.
Tentu saja ini sangat membuat para pebisnis makanan bertanya-tanya mengapa ini terjadi dan apa yang bisa kita lakukan untuk lebih mengerti Resiko, Tantangan, Sebab, Realitas dan Detail-detail yang rumit tentang membuka, menjalankan, dan sampai pada akhirnya mendapatkan Restaurant yang Sukses.
Dewasa ini sektor Bisnis Makanan semakin berkembang. Memiliki pengertian & filosofi mendasar dan penghargaan akan makanan, gaya hidup, terlebih ‘Dine Out’ dalam gambaran besar sangatlah penting dalam menuju kesuksesan sebuah Bisnis Restoran.
Setiap aspek dari bisnis dan operasional, kepuasan pelanggan, hubungan Profit & Lost, ukuran sistem kendali, standarisasi dan kebanggaan dari pemilik semuanya harus terlihat, sebagaimana kegigihan, ketangguhan, perhatian yang teliti akan detail dan setiap keputusan bahkan pada hal yang kecil sekalipun.
Beberapa dari aspek ini mencakup Manajemen Bisnis Umum (General Business Management), Administrasi, Organisasi, Pengawasan (Supervising), Pengendalian (Controlling), Prosedur Akuntansi, Pricing, Promosi, Kontrak dan Proteksi dan Asuransi, Regulasi Perpajakan dimana bisnis tsb berada & berfungsi.
Ada beberapa pemahaman dasar, mengapa Bisnis Restoran biasanya gagal. Dibawah ini hanyalah sebagian kecilnya :
• Ketidakmampuan beradaptasi terhadap Perubahan dan mengoptimalkan Peluang serta Persaingan.
• Kurangnya Pengalaman
• Kurangnya Pengetahuan akan Bisnis Makanan dan Manajemen Operasional
• Kurangnya Pemahaman akan diri sendiri dan dan orang lain, kesulitan-kesulitan hubungan kerja, Jiwa kepemimpinan dan Kemampuan Interpersonal yang sangat diperlukan dalam pekerjaan.
Bisnis Restoran selalu berubah, kompleks dan bukan tidak mungkin bisa “memakan” dan/ mengalahkan banyak pendatang baru yang tidak siap secara tak terduga. Banyak perusahaan makanan pendatang baru yang mencoba bergelut di bidang ini gagal dalam tahun pertamanya.
Ada banyak variasi dan pilihan jika dihadapkan pada Bisnis Restoran. Apa yang akan disajikan, kapan akan dibuka dan berapa dana yang harus disediakan sampai semuanya berjalan lancar. Menjalankannya sendiri atau belajar dari dan bekerjasama dengan seseorang yang lumayan/sudah berpengalaman.
Mendirikan sebuah Bisnis Restoran dan menjalankannya, membuka pintunya setiap pagi dan menjaganya agar tetap terbuka sepanjang tahun, sampai sukses membutuhkan usaha yang tidak sedikit.
Apakah “Full Service” atau “Self Service” ataupun kombinasinya. Drive-thru, Walk-up atau Drive-in, Table-service, Kombinasi dengan Service-Counter, tipe pelayanan di Meja dan Buffet Service juga tersedia.
Apa yang ada di Menu atau Logo di piring saji akan memberikan karakter dan menjelaskan sebuah restoran dengan sangat jelas.
Untuk mereka yang menanyakan tentang “Pendanaan” dan darimana uang akan mengalir dari usaha ini, ada 11 tips untuk para pemilik restaurant ketika mempertimbangkan pengadaian atau kredit :
• Ketahuilah Instrumen Kredit apa yang tidak dapat di negosiasikan dan bagaimana mereka berpengaruh terhadap bisnis Anda. (“Lease-transfer”; “Mortgage-assign”)
• Gunakan pasal-pasal yang protectif pada dokumen Anda untuk melindungi bunga anda.
• Bacalah selalu ketentuan yang dicetak kecil.
• Kontrak berkekuatan hukum yang bersifat mengikat Anda dan pasal-pasal yang tidak memberikan anda keuntungan dapat, antara dihilangkan/dihapus dinegosiasikan atau didiskusikan sebelum menandatangani apapun.
• Pasal tambahan dan tanggal kontrak harus selalu di periksa
• Pasal Utama, tanggal dan waktu harus di perjelas
• Tulislah secara terperinci semua hal/tindakan yang akan diambil jika sesuatu terjadi di kemudian hari
• Hindari penegasan penjualan yang di ilegalkan.
• Pelajarilah klausul penerima
• Pengambil alihan “Foreclosures”
• Klausul Properti pribadi
Pastikan tidak ada kesalahpahaman, kesalahpengertian, atau beban/kesulitan keuangan yang tidak perlu, sesuatu yang terlupakan atau penderitaan yang akan anda tanggung dikemudian hari. Carilah bantuan saran, saran profesional sangatlah berharga.
Anda dapat, antara memutuskan untuk berinvestasi atau meminjam uang untuk memulai dan memulai bisnis Anda.
Pertimbangkanlah secara matang sumber dan menspesifikasikan dengan lebih detail dari berbagai aspek perjanjian tsb dan pengaruhnya, implikasiny serta konsekuensinya akan sangat berpengaruh terhadap bisnis anda.
Apakah ini untuk jangka pendek, menengah atau panjang dan darimana uang itu berasal, pada kisaran ‘rate’/harga berapa?? Pertanyaan-pertanyaan ini akan membantu anda mengklarifikasi dan membawa kedepan semua hal-hal penting yang berkaitan dengan sumber dana..
Sumber pendanaan bisa termasuk: diri sendiri, keluarga, teman, rekan bisnis, dealer atau pabrik peralatan, organisasi bisnis. Jenis yang berbeda-beda juga tersedia untuk pengadaan dana. Bisnis restoran yang berbentuk dan berstruktur ‘PT’ akan membuat lebih mudah untuk mengamankan modal usaha anda.
Semoga artikel ini dapat memberikan Anda ketajaman akan bisnis Restoran yang sangat kompetitif ini, “business sense” yang kita semua butuhkan untuk bertahan dalam “Global Market Place” sekarang ini – terlebih lagi jika tidak kurang dari dari 25-33% dari semua Restoran dan Bisnis yang berkaitan dengan makanan, baik itu cabang maupun waralaba gagal dalam tahun pertamanya!!

Makalah bisnis warnet 2

Bab I
Pendahuluan

Perkembangan teknologi pada saat ini sudah tidak terbendung lagi. Bahkan pada saat sekarang setiap detik manusia tidak akan lepas dengan teknologi. Mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi, hidup kita pasti berhubungan dengan teknologi. Dengan perkembangan teknologi, maka memudahkan kita pada segala sesuatu. Bahkan saat ini teknologi sudah merupakan suatu trend kehidupan. Pemakaian teknologi merupakan simbul dari kemodernan seseorang atau bisa menunjukkan status sosial seseorang, Semakin canggih produk yang kita gunakan dengan memanfaakan tehnologi, maka menunjukkan semakin tinggi status sosial kita atau dipandang lebih modern.

Teknologi saat ini yang paling cepat berkembang adalah teknologi telekomunikasi dan teknologi informasi. Perkembangan ini sangat terlihat akselerasinya dalam kehidupan, dan hampir setiap sisi kehidupan kita selalu merasakan manfaat adanya perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi tersebut. Perkembangan tersebut akan menumbuhkan pula bisnis di bidangnya, sebagai contoh adalah internet dan komputer. Setiap perkembangan teknologi akan mendukung munculnya teknologi baru, atau fasilitas baru dalam suatu produk tersebut. Oleh karena itu maka produk-produk teknologi tersebut setiap saat akan naik dan terus meningkat jumlahnya.

Perkembangan teknologi komputer contohnya sangat jelas kita rasakan saat ini. Dalam teknologi prosesor sendiri, setiap tahun terjadi inofasi baru yang lebih baik. Perkembangan prosesor sebagai contoh keluarga Pentium 486, Pentium I, Pentium II, Pentium III, Pentium IV dan sekarang core to duo. Prosesor merupakan otak dari komputer dan pengatur segala proses komputer. Konsumen biasanya menyesuaikan anggaran yang dimiliki untuk dapat memiliki komputer sendiri. Karena teknologi adalah mahal, untuk membeli sebuah unit komputer yang dapat mengikuti perkembangannya memerlukan banyak dana.

Segala aspek kehidupan kini terpengaruh oleh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi terutama komputer. Segala macam kegiatan manusia sudah dipermudah dengan adanya komputer. Namun demikian, banyak praktisi dalam dunia kerja yang kesulitan mengikuti perkembangan jaman karena usia yang tidak muda lagi, waktu yang mendesak dan dikejar deadline atas suatu pekerjaan tertentu hingga tidak memadainya skill untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut tepat waktu.

Keadaan tersebut mengakibatkan keberadaan jasa rental dan pengetikan komputer tetap eksis walaupun telah banyak pesaing yang muncul di kota salatiga sendiri. Jasa pengetikan menggunakan komputer tetap memiliki tempat tersendiri di masyarakat kini. Namun tidak disangkal, bahwa usaha rental dan pengetikan saat ini tidak dapat bertahan apabila hanya menggantungkan diri pada satu jenis usaha saja. Kenyataannya sekarang ini masyarakat dengan mudah dapat memperoleh satu unit komputer jika hanya digunakan untuk mengetik. Keberadaan komputer di rumah-rumah telah banyak. Namun kebanyakan pemilik komputer kurang memiliki keterampilan yang cukup untuk merawat komputer yang dimiliki. Oleh karena itu, usaha rental dapat dikembangkan dengan sub usaha servis komputer.

Jenis bisnis lain yang cukup berkembang dewasa ini adalah teknologi digital. Maraknya perkembangan handphone, terutama yang dilengkapi fasilitas kamera dan pemutar lagu, merupakan pasar yang potensial untuk dikembangkan lebih lanjut. Peluang usaha cetak foto digital dari handphone menjadi tren usaha yang cukup menjanjikan income yang tinggi. Agar dapat survive, maka bentuk usaha yang didirikan harus memiliki banyak produk jasa.

Bab II
Landasan Teori

Kondisi masyarakat yang sebagian besar masih berada di bawah garis kemiskinan diperparah dengan kondisi perekonomian negara yang masih belum stabil. Banyak perusahaan yang bangkrut dan pengangguran bertambah semakin menambah permasalahan yang ada. Lapangan kerja tetap sedangkan pencari kerja bertambah. Oleh sebab itu, jiwa wirausaha harus dikembangkan. Dengan berwirausaha, kita dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan membantu pemerintah membangun perekonomian.

Dalam dunia bisnis komputer, rental memang tidak se-menjanjikan seperti lima tahun yang lalu. Saat itu jenis usaha ini masih sedikit dan komputer masih mahal. Keuntungan yang didapat dapat mencapai 3 juta per bulan, hanya dari jasa pengetikan saja. Pada tahun ini, telah banyak muncul jenis usaha rental dan pengetikan komputer khususnya di salatiga. Ditambah lagi, komputer telah mudah diperoleh dengan harga yang murah. Oleh sebab itu, perlu adanya diferensiasi jasa dalam sebuah perusahaan. Sebuah rental dewasa ini juga harus mengembangkan jenis usaha jasa lain selain pengetikan, misalnya: cetak foto, servis komputer dan juga pelatihan singkat.

Permasalahan lain yang ditemui mengenai lisensi software yang harus dipatuhi semua pengusaha komputer. Masyarakat Indonesia telah terbiasa menggunakan Windows sebagai sistem operasi dan Microsoft sebagai aplikasinya yang sama-sama buatan Microsoft Corporation. Kenyataannya, harga software buatan Microsoft ini bagi masyarakat Indonesia masih sangat mahal dan tidak terjangkau. Apabila memakai software bajakan, maka pihak kepolisian dapat sewaktu-waktu melakukan sweeping sehingga pengusaha dapat menanggung kerugian yang tidak kecil. Solusi yang dapat dipergunakan adalah dengan menggunakan software open source seperti Linux yang sekarang sedang marak, dengan resiko masyarakat belum menguasai teknologi linux.

Bab III
Metodologi Penelitian

A. Lokasi penelitian
Lokasi penelitian di perumahan narogong indah bekasi timur pada tanggal 20 oktober 2010 dengan menitikberatkan pada frekuensi penggunaan warnet di sekitar permuahan khususnya oleh anak anak.

B. Populasi, sample, dan metode pengumpulan data
1. Populasi
Jumlah warnet yang tersedia sekitar 15 dengan kapasitas game online dan browsing biasa (tidak termasuk daerah diluar narogong)

2. Sample
Mengingat populasi penelitian ini banyak maka untuk efesiensi
waktu, biaya dan tenaga akan dilakukan sampling terhadap populasi
yang dianggap mewakili populasi secara keseluruhan dalam penelitian.
Sampel penelitian ini ditentukan dengan menggunakan Simple
Random sample (sampel acak sederhana). Sebuah sampel dari populasi
mempunyai kesempatan sama untuk dipilih sebagai sampel. Hasilnya
dievaluasi secara obyektif faktor obyektif bebas dari pengaruh dari
subyektivitas peneliti ataupun orang lain.

3. Metode pengumpulan data
Data yang digunakan adalah data sekunder dan data primer atau data lapangan. Data primer diperoleh dengan pertanyaan kuisioner/ angket yang diberikan kepada responden yang dipilih sedangkan data sekunder di dapat dari searching di internet.

Bab IV
Pembahasan

A. Lokasi, Lokasi, Lokasi.
Pilihlah lokasi strategis, yang dekat dengan perumahan, sekolah, kampus dan tempat anak anak nongkrong.
Tidak harus dipinggir jalan raya karena sewanya mungkin cukup tinggi,
Perhatikan wilayah sekitar, jika sudah banyak warnet & Game berdiri disitu, sebaiknya anda hindari lokasi tersebut, selain bisa mematikan bisnis anda, hal ini juga akan sangat merugikan bagi kelancaran bisnis tersebut. Sediakan pula lahan parkir yang cukup, minimal parkir motor dan keamanan penjagaan.
B. Koneksi Internet.
Jika anda mendapat tawaran Bandwith yang jauh lebih murah dibawah harga pasaran, anda harus berhati hati. Sebab kualitas Bandwith sangat menentukan baik atau tidaknya warnet anda.
Untuk Koneksi internet sarannya sebagai berikut:
-Koneksi ADSL, pastikan bandwith anda dapatkan 384Kbps dishare tidak terlalu banyak. (Minimal dijamin tidak dibawah 32Kbps)
-Koneksi Wireless, pastikan ISP anda tidak lebih dari 5KM dari jarak anda, tidak sering interfrensi, dan Minta jalur Lokalnya 512Kbps dan Jalur Internationalnya paling tidak 64Kbps.
-Tidak disarankan menggunakan Jalur CableVision dengan paket personal, kecuali LeasedLine.
-Pastikan anda memakai ISP yang bertanggung jawab dan siap melayani keluhan anda jika terjadi kerusakan (Walaupun kami paham betul, tidak ada satupun ISP yang bisa menjamin lancar 100%)
-Cek terus kualitas Internet anda dengan cara sebagai berikut:
Kecepatan lokal dengan klik http://www.sijiwae.net/speedtest
Kecepatan International dengan klik http://www.speakeasy.com/speedtest
Selalu masuk ke C:>ping http://www.ragnarok.co.id -t
atau masuk ke C:>ping http://www.yahoo.com -t

C. Spesifikasi Unit Komputer.
Jika anda memilih komputer sebaiknya tanya kepada penjual bahwa komputer yang akan beli sesuai dengan spek yang diperlukan untuk warnet dan game on Line.
Contohnya:
Untuk Game On Line : Minimal Pentium 4/AMD Setara.
Ram 1GB
HDD 160Gb atau 250GB
LCD 17″ / 19″
Graphic Card 512MB / 1GB
Sedangkan jika hanya untuk warnet:
Minimal Pentium Celeron/AMD SEMPRON
Ram 512
HDD 80GB
Monitor Layar Datar 17″
Disarankan memakai LCD, karena CRT Mulai ditinggalkan akibat membuat mata lelah.

D. Ruangan,
Ruangan harus Selalu dingin, karena PC akan cepat panas, pakai AC yang Hemat Listrik,
Ruangan yang bersih dan nyaman.
Kursi memakai dudukan untuk tangan, dan sandaran bahu yang tinggi (Minimal kursi manager)
Jika warnet usahakan ada ruangan Privasi dengan pembatas (Partisi).

Bab V
Penutup
Kesimpulan
 Perkembangan teknologi pada saat ini sudah tidak terbendung lagi. Bahkan pada saat sekarang setiap detik manusia tidak akan lepas dengan teknologi.
 Segala aspek kehidupan kini terpengaruh oleh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi terutama komputer. Segala macam kegiatan manusia sudah dipermudah dengan adanya komputer. Namun demikian, banyak praktisi dalam dunia kerja yang kesulitan mengikuti perkembangan jaman karena usia yang tidak muda lagi
 Kondisi masyarakat yang sebagian besar masih berada di bawah garis kemiskinan diperparah dengan kondisi perekonomian negara yang masih belum stabil.
 Hal hal yang perlu diperhatikan pada saat bisnis Rental adalah:
– Lokasi
– Koneksi internet
– Spesifikasi unit computer
– Ruangan
Daftar pustaka
1. http://www.wikipedia.com //
2. http://www.google.com

Makalah Usaha warnet

Disusun oleh :

Erning Findiani

22210419

1EB21


Bab I

Pendahuluan

 

Perkembangan teknologi pada saat ini sudah tidak terbendung lagi. Bahkan pada saat sekarang setiap detik manusia tidak akan lepas dengan teknologi. Mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi,  hidup kita pasti berhubungan dengan teknologi. Dengan perkembangan teknologi, maka memudahkan kita pada segala sesuatu. Bahkan saat ini teknologi sudah merupakan suatu trend kehidupan. Pemakaian teknologi merupakan simbul dari kemodernan seseorang atau bisa menunjukkan status sosial seseorang, Semakin canggih produk yang kita gunakan dengan memanfaakan tehnologi, maka menunjukkan semakin tinggi status sosial kita atau dipandang lebih modern.

 

Teknologi saat ini yang paling cepat berkembang adalah teknologi telekomunikasi dan teknologi informasi. Perkembangan ini sangat terlihat akselerasinya dalam kehidupan, dan hampir setiap sisi kehidupan kita selalu merasakan manfaat adanya perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi tersebut. Perkembangan tersebut akan menumbuhkan pula bisnis di bidangnya, sebagai contoh adalah internet dan komputer. Setiap perkembangan teknologi akan mendukung munculnya teknologi baru, atau fasilitas baru dalam suatu produk tersebut. Oleh karena itu maka produk-produk teknologi tersebut setiap saat akan naik dan terus meningkat jumlahnya.

 

Perkembangan teknologi komputer contohnya sangat jelas kita rasakan saat ini. Dalam teknologi prosesor sendiri, setiap tahun terjadi inofasi baru yang lebih baik. Perkembangan prosesor sebagai contoh keluarga Pentium 486, Pentium I, Pentium II, Pentium III, Pentium IV dan sekarang core to duo. Prosesor merupakan otak dari komputer dan pengatur segala proses komputer. Konsumen biasanya menyesuaikan anggaran yang dimiliki untuk dapat memiliki komputer sendiri.  Karena teknologi adalah mahal, untuk membeli sebuah unit komputer yang dapat mengikuti perkembangannya memerlukan banyak dana.

 

Segala aspek kehidupan kini terpengaruh oleh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi terutama komputer. Segala macam kegiatan manusia sudah dipermudah dengan adanya komputer. Namun demikian, banyak praktisi dalam dunia kerja yang kesulitan mengikuti perkembangan jaman karena usia yang tidak muda lagi, waktu yang mendesak dan dikejar deadline atas suatu pekerjaan tertentu hingga tidak memadainya skill untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut tepat waktu.

 

Keadaan tersebut mengakibatkan keberadaan jasa rental dan pengetikan komputer tetap eksis walaupun telah banyak pesaing yang muncul di kota salatiga sendiri. Jasa pengetikan menggunakan komputer tetap memiliki tempat tersendiri di masyarakat kini. Namun tidak disangkal, bahwa usaha rental dan pengetikan saat ini tidak dapat bertahan apabila hanya menggantungkan diri pada satu jenis usaha saja. Kenyataannya sekarang ini masyarakat dengan mudah dapat memperoleh satu unit komputer jika hanya digunakan untuk mengetik. Keberadaan komputer di rumah-rumah telah banyak. Namun kebanyakan pemilik komputer kurang memiliki keterampilan yang cukup untuk merawat komputer yang dimiliki. Oleh karena itu, usaha rental dapat dikembangkan dengan sub usaha servis komputer.

 

Jenis bisnis lain yang cukup berkembang dewasa ini adalah teknologi digital. Maraknya perkembangan handphone, terutama yang dilengkapi fasilitas kamera dan pemutar lagu, merupakan pasar yang potensial untuk dikembangkan lebih lanjut. Peluang usaha cetak foto digital dari handphone menjadi tren usaha yang cukup menjanjikan income yang tinggi. Agar dapat survive, maka bentuk usaha yang didirikan harus memiliki banyak produk jasa.

 

Bab II

Landasan Teori

 

Kondisi masyarakat yang sebagian besar masih berada di bawah garis kemiskinan diperparah dengan kondisi perekonomian negara yang masih belum stabil. Banyak perusahaan yang bangkrut dan pengangguran bertambah semakin menambah permasalahan yang ada. Lapangan kerja tetap sedangkan pencari kerja bertambah. Oleh sebab itu, jiwa wirausaha harus dikembangkan. Dengan berwirausaha, kita dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan membantu pemerintah membangun perekonomian.

 

Dalam dunia bisnis komputer, rental memang tidak se-menjanjikan seperti lima tahun yang lalu. Saat itu jenis usaha ini masih sedikit dan komputer masih mahal. Keuntungan yang didapat dapat mencapai 3 juta per bulan, hanya dari jasa pengetikan saja. Pada tahun ini, telah banyak muncul jenis usaha rental dan pengetikan komputer khususnya di salatiga. Ditambah lagi, komputer telah mudah diperoleh dengan harga yang murah. Oleh sebab itu, perlu adanya diferensiasi jasa dalam sebuah perusahaan. Sebuah rental dewasa ini juga harus mengembangkan jenis usaha jasa lain selain pengetikan, misalnya: cetak foto, servis komputer dan juga pelatihan singkat.

 

Permasalahan lain yang ditemui mengenai lisensi software yang harus dipatuhi semua pengusaha komputer. Masyarakat Indonesia telah terbiasa menggunakan Windows sebagai sistem operasi dan Microsoft sebagai aplikasinya yang sama-sama buatan Microsoft Corporation. Kenyataannya, harga software buatan Microsoft ini bagi masyarakat Indonesia masih sangat mahal dan tidak terjangkau. Apabila memakai software bajakan, maka pihak kepolisian dapat sewaktu-waktu melakukan sweeping sehingga pengusaha dapat menanggung kerugian yang tidak kecil. Solusi yang dapat dipergunakan adalah dengan menggunakan software open source seperti Linux yang sekarang sedang marak, dengan resiko masyarakat belum menguasai teknologi linux.

 

 

Bab III

Metodologi Penelitian

 

  1. Lokasi penelitian

Lokasi penelitian di perumahan narogong indah bekasi timur pada tanggal 20 oktober 2010 dengan menitikberatkan pada frekuensi penggunaan warnet di sekitar permuahan khususnya oleh anak anak.

 

  1. Populasi, sample, dan metode pengumpulan data

1. Populasi

Jumlah warnet yang tersedia sekitar 15 dengan kapasitas game online dan browsing biasa (tidak termasuk daerah diluar narogong)

 

2.Sample

Mengingat populasi penelitian ini banyak maka untuk efesiensi

waktu, biaya dan tenaga akan dilakukan sampling terhadap populasi

yang dianggap mewakili populasi secara keseluruhan dalam penelitian.

Sampel penelitian ini ditentukan dengan menggunakan Simple

Random sample (sampel acak sederhana). Sebuah sampel dari populasi

mempunyai kesempatan sama untuk dipilih sebagai sampel. Hasilnya

dievaluasi secara obyektif faktor obyektif bebas dari pengaruh dari

subyektivitas peneliti ataupun orang lain.

 

3. Metode pengumpulan data

Data yang digunakan adalah data sekunder dan data primer atau data lapangan. Data primer diperoleh dengan pertanyaan kuisioner/ angket yang diberikan kepada responden yang dipilih sedangkan data sekunder di dapat dari searching di internet.

 

 

Bab IV

Pembahasan

 

A. Lokasi, Lokasi, Lokasi.
Pilihlah lokasi strategis, yang dekat dengan perumahan, sekolah, kampus dan tempat anak anak nongkrong.
Tidak harus dipinggir jalan raya karena sewanya mungkin cukup tinggi,
Perhatikan wilayah sekitar, jika sudah banyak warnet & Game berdiri disitu, sebaiknya anda hindari lokasi tersebut, selain bisa mematikan bisnis anda, hal ini juga akan sangat merugikan bagi kelancaran bisnis tersebut. Sediakan pula lahan parkir yang cukup, minimal parkir motor dan keamanan penjagaan.

  1. Koneksi Internet.
    Jika anda mendapat tawaran Bandwith yang jauh lebih murah dibawah harga pasaran, anda harus berhati hati. Sebab kualitas Bandwith sangat menentukan baik atau tidaknya warnet anda.
    Untuk Koneksi internet sarannya sebagai berikut:
    -Koneksi ADSL, pastikan bandwith anda dapatkan 384Kbps dishare tidak terlalu banyak. (Minimal dijamin tidak dibawah 32Kbps)
    -Koneksi Wireless, pastikan ISP anda tidak lebih dari 5KM dari jarak anda, tidak sering interfrensi, dan Minta jalur Lokalnya 512Kbps dan Jalur Internationalnya paling tidak 64Kbps.
    -Tidak disarankan menggunakan Jalur CableVision dengan paket personal, kecuali LeasedLine.
    -Pastikan anda memakai ISP yang bertanggung jawab dan siap melayani keluhan anda jika terjadi kerusakan (Walaupun kami paham betul, tidak ada satupun ISP yang bisa menjamin lancar 100%)
    -Cek terus kualitas Internet anda dengan cara sebagai berikut:
    Kecepatan lokal dengan klik www.sijiwae.net/speedtest
    Kecepatan International dengan klik www.speakeasy.com/speedtest
    Selalu masuk ke C:>ping www.ragnarok.co.id -t
    atau masuk ke C:>ping www.yahoo.com -t
  2. Spesifikasi Unit Komputer.
    Jika anda memilih komputer sebaiknya tanya kepada penjual bahwa komputer yang akan beli sesuai dengan spek yang diperlukan untuk warnet dan game on Line.
    Contohnya:
    Untuk Game On Line : Minimal Pentium 4/AMD Setara.
    Ram 1GB
    HDD 160Gb atau 250GB
    LCD 17″ / 19″
    Graphic Card 512MB / 1GB
    Sedangkan jika hanya untuk warnet:
    Minimal Pentium Celeron/AMD SEMPRON
    Ram 512
    HDD 80GB
    Monitor Layar Datar 17″
    Disarankan memakai LCD, karena CRT Mulai ditinggalkan akibat membuat mata lelah.
  3. Ruangan,
    Ruangan harus Selalu dingin, karena PC akan cepat panas, pakai AC yang Hemat Listrik,
    Ruangan yang bersih dan nyaman.
    Kursi memakai dudukan untuk tangan, dan sandaran bahu yang tinggi (Minimal kursi manager)
    Jika warnet usahakan ada ruangan Privasi dengan pembatas (Partisi).

 

Bab V

Penutup

Kesimpulan

�    Perkembangan teknologi pada saat ini sudah tidak terbendung lagi. Bahkan pada saat sekarang setiap detik manusia tidak akan lepas dengan teknologi.

�    Segala aspek kehidupan kini terpengaruh oleh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi terutama komputer. Segala macam kegiatan manusia sudah dipermudah dengan adanya komputer. Namun demikian, banyak praktisi dalam dunia kerja yang kesulitan mengikuti perkembangan jaman karena usia yang tidak muda lagi

�    Kondisi masyarakat yang sebagian besar masih berada di bawah garis kemiskinan diperparah dengan kondisi perekonomian negara yang masih belum stabil.

�    Hal hal yang perlu diperhatikan pada saat bisnis Rental adalah:

–          Lokasi

–         Koneksi internet

–         Spesifikasi unit computer

–         Ruangan

Daftar pustaka

  1. http://www.wikipedia.com //
  2. http://www.google.com

 

Implementasi computer di bidang Akuntansi.

Implementasi computer di bidang Akuntansi. Globalisasi sebagai dampak dari revolusi teknologi informasi dan komunikasi mengakibatkan perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan. Perubahan yang paling cepat dirasakan adalah perubahan ekonomi dan pengetahuan.

Penggunaan pengetahuan ilmiah dalam suatu wilayah negara untuk menyediakan informasi keuangan dalam rangka mencapai tujuan sosial dan ekonomik. Perekayasaan pelaporan keuangan dalam suatu masyarakat (negara) dalam rangka pencapaian tujuan negara. Sehingga dalam proses pembelajaran unsur kognitif, psikomotorik dan afektif dituntut berjalan seimbang dan sinergi. Siswa hafal dan mengetahui teori akuntansi tanpa bisa mempraktekannya akan jadi percuma. Siswa bisa mempraktekkan kegiatan pencatatan akuntansi tanpa mengetahui sebab musabab proses pencatatan juga membuat siswa hanya jadi robot tak berotak. Selanjutnya dalam praktek yang nyata siswa juga akan dihadapkan proses-proses pencatatan yang membutuhkan imajinasi dan inovasi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Komputer dalam pembelajaran Akuntansi Sebenarnya sudah sejak lama komputer berperan besar dalam pembelajaran akuntansi. Sebelum kita mengenal komputer dalam bentuk seperti sekarang ini, komputer kecil dalam bentuk kalkulator yang merupakan cikal bakal komputer yang ada, sudah menjadi alat bantu dalam proses pembelajaran. Proses perhitungan sederhana dalam bentuk penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian dan perhitungan prosentase sudah sering digunakan dalam menyelesaikan tugas-tugas akuntansi menggunakan kalkulator. Dengan perkembangan yang ada, komputer berkembang tidak hanya dapat melakukan proses-proses perhitungan sederhana tetapi lebih jauh komputer sudah dapat melakukan kalkulasi yang rumit dalam proses akuntansi.