Artikel Usaha rumah makan

Artikel Usaha rumah makan

Dengan bertambahnya beban biaya hidup saat ini, banyak orang mencoba untuk menambah pendapatan keluarga dengan berjualan di halaman atau depan rumah. Umumnya usaha yang dijalankan berupa tempat makanan, warung sembako, wartel, tempat minuman dll. Keuntungan yang pasti dari membuka usaha makanan di depan rumah adalah tidak adanya biaya sewa, mudah dikontrol serta tidak perlu membangun dapur khusus karena bisa menggunakan dapur rumah.

berikut langkah-langkah yang perlu anda kerjakan:

1. Pilih area yang akan digunakan

anda bisa menggunakan area carport yang tidak digunakan, garasi atau taman di depan rumah. Pastikan area tempat makanan tersebut memiliki akses masuk yang mudah tanpa harus masuk ke area pribadi rumah anda. Bila memungkinkan, buatlah pintu masuk yang terpisah dari pintu masuk rumah anda.

2. Tentukan area untuk makan serta area untuk servis

area servis adalah area untuk memasak, membuat minuman, mencuci (jika perlu). Sedangkan area makan adalah tempat di mana tamu duduk dan menikmati makanan yang ada di tempat makan bandung. Besar area servis biasanya 30% dari total area. Jadi bila anda memiliki total area 12m2 (3m x 4 m), maka area servisnya sebesar 4m2 (sekitar 2m x 2 m). Anda bisa meletakkan area servis di depan atau di belakang. Umumnya banyak orang meletakkan areas servis di depan sekaligus sebagai penarik. Contohnya tempat makan asik, bila anda berjualan baso, maka dengan memajang bahan-bahan makanan seperti baso, mie, bihun, dll, serta panci kuah yang mengeluarkan uap panas, dapat menjadi bagian dari promosi dan mengundang tamu masuk.

3. Tentukan bentuk bangunan

setelah menentukan area, maka anda harus merencanakan bagaimana bangunan kios makan anda tersebut. Bila anda menggunakan area taman maka anda perlu membuat perkerasan di atas tanah. Cara paling mudah adalah dengan menggunakan paving block atau dengan membuat lantai beton sederhana. Anda juga harus menentukan atap dari kios anda. Bahan yang mudah digunakan adalah dengan menggunakan kayu atau bambu sebagai strukturnya. Sedangkan untuk bahan penutup atap anda bisa menggunakan bahan asbes yang harganya cukup terjangkau.

4. Tentukan kebutuhan furnitur

setelah bangunan tempat makan asik jadi, maka anda harus menentukan kebutuhan furnitur seperti meja makan dan kursi makan. Tentukan jumlah serta posisinya. Untuk area servis, anda harus membuat meja serta lemari untuk memasak dan membuat minuman (service counter). Anda bisa membuat sendiri atau membeli yang sudah jadi. Pastikan area servis berfungsi dengan baik karena di area inilah anda harus memproduksi makanan. Bagilah area servis ini menjadi area makanan, minuman serta area mencuci. Dengan begitu, pekerjaan anda tidak akan saling bertabrakan.

5. Signage serta asesoris

last but not least, jangan lupa membuat signage serta memberi asesoris sebagai pembentuk suasana. Signage yang umum digunakan adalah spanduk berbahan kain. Gunakan warna-warna yang menarik serta jenis tulisan yang mudah dibaca. Selain menampilkan merek dagang anda atau merek tempat makan daerah, sertakan juga pilihan-pilihan menu makanan yang anda sajikan agar masyarakat yang lewat dapat mengetahui. Selanjutnya berikan asesoris pembentuk suasana seperti kaleng krupuk atau tempat sendok serta tissue di atas meja. Tanpa asesoris kios anda akan tampak ‘sepi’ dan tidak mengundang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: